Inilah Cara Paling Manjur Mengatasi Aplikasi Android yang Error

Tidak bisa kita pungkiri bahwa keberadaan Smartphone Android memang telah menjadi kebutuhan bagi kebayangkan orang, karena bukan hanya mempunyai fungsi untuk berkomunikasi, benda yang disebut Smartphone ini kini semakin banyak kegunaannya, seiring dengan banyaknya fitur-fitur yang menarik.

Keanekaragaman model bentuk dari ukuran besar kecilnya layar, tebal tipisnya body, juga terus-menerus updatenya spekulasi Android yang semakin canggih antara beberapa produsen Smartphone ternama semakin menarik minat konsumen. Tentunya sebagai konsumen yang baik kita wajib tahu bagaimana bijaknya menggunakan suatu produk. Nah dari yang sudah disinggung tadi mengenai berlomba-lombanya produsen dalam menjajakan produknya.

Penyebab Smartphone Android Sering Error atau Lemot

Dimana semakin menunjukkan inovasi-inovasi baru tentunya menambah kecanggihan produk tersebut. Namun secanggih canggihnya suatu produk tak mungkin luput dari error atau kesalahan. Masalah ini biasanya lebih spesifik kepada pengoperasian dan kinerja aplikasi yang terdapat dalam Smartphone tersebut. Sehingga biasanya terjadi FC atau istilahnya force close yakni keadaan aplikasi yang tiba-tiba menutup atau keluar dengan sendirinya. 

Dijumpai juga lagging atau bahasa lainnya lemot. Oke untuk mengurangi lemotnya suatu aplikasi biasanya kebanyakan orang memilih menghapus cache aplikasi, menghapus data aplikasi, ada juga yang menyikapi dengan mendownload aplikasi cleaner atau pembersih. Lantas apa sajakah perbedaan antara keduanya? Dan langkah apa yang sebaiknya kamu ambil. Mari langsung saja simak
penjelasannya di bawah ini.

Cara Mengatasi Aplikasi Android yang Error

Menghapus cache

Cache adalah suatu data yang dipertahankan si aplikasi. Cache biasanya akan secara otomatis tersimpan di penyimpanan sebagai sistem apabila kali pertama membuka suatu aplikasi. Sebagai contoh aplikasi PicsArt tentunya aplikasi ini sudah tidak asing lagi bagi para editor foto, namun sebagai seorang editor belum dikatakan ahli bila belum paham akan hal ini.

Misalnya saat kita membuka aplikasi PicsArt untuk pertama kalinya nah di proses inilah data cache akan tersimpan atau terdownload dengan sendirinya. Efek saat menghapus data cache akan menghilangkan fitur-fitur tambahan dalam aplikasi yang sudah didownload, semisal sticker yang sudah kita download di aplikasi PicsArt tidak akan tersedia atau hilang saat kita menghapus cache.

Menghapus data aplikasi

Di langkah selanjutnya ini berbeda dengan menghapus cache aplikasi. Data aplikasi adalah semua data pribadi pengguna yang sudah terekam atau disimpan oleh si aplikasi. Penghapusan data aplikasi akan menghilangkan seluruh data-data selama ini. Contohnya aplikasinya PicsArt, jika kita menghapus data aplikasi semua data-data semacam proyek edit foto yang sedang dikerjakan akan ikut terhapus dan kembali ke setelan awal seperti pada saat pertama menginstalnya.

Menggunakan aplikasi cleaner

Tak jarang juga orang yang mendownload aplikasi cleaner guna mempercepat kinerja Smartphone. Seperti contoh clean master. Niat hati membuat Smartphone semakin cepat justru malah menambah lemot Smartphone itu sendiri, karena semakin sedikitnya ruang penyimpanan, belum lagi iklan dari aplikasi tersebut.

Jadi itu tadi sedikit pemaparan mengenai langkah-langkah yang biasanya orang pilih untuk membuat Smartphone beroperasi lebih cepat. Padahal justru malah akan menjadi blunder terhadap Smartphone itu sendiri. Kesimpulannya dengan menghapus cache aplikasi akan membuat Smartphone kembali mengunduh data tersebut. Tentunya akan menambah durasi loading dari si aplikasi. Menghapus data aplikasi menghilangkan secara permanen semua data pribadi yang tersimpan.

Memasang aplikasi pembersih semakin mempersempit ruang penyimpanan Smartphone yang kemudian menjadikan lemot Smartphone tersebut. Selesai guys itulah sedikit pengetahuan dari saya yang saya share dengan tujuan semoga lebih bijak lagi dalam menggunakan Smartphone. Oke see you. Terimakasih.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment